Longsor, Tebing di Dusun Ketep

Photo by Sahrudin

Sebuah tebing di Dusun Ketep, Desa Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang, longsor akibat guyuran hujan selama beberapa jam. Transportasi sempat terputus selama sekitar 20 jam, sejak Minggu malam hingga Senin sore (18/10).

JALAN RAYA menuju kawasan wisata Bukit Ketep, Kecamatan Sawangan, Kabupaten Magelang terputus akibat longsornya sebuah tebing di Dusun Ketep. Akibatnya, ruas jalan yang juga menghubungkan Kecamatan Sawangan dengan Kecamatan Pakis itu terputus selama lebih dari 20 jam. Jalur tersebut nyaris tidak bisa dilalui oleh kendaraan apapun, sebab longsoran tanah terlihat menggunung dan menutupi seluruh badan jalan.

“Motor sebenarnya masih bisa lewat, tapi satu-satu. Itu juga harus dibantu dorong. Ban pasti selip di tanah liat,” kata Bripka Sukimin dari Polsek Sawangan, di lokasi kejadian. Tebing dengan ketinggian sekitar 15 meter itu ambrol pada Minggu malam (17/10), sekitar pukul 20.00 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam musibah tersebut. Hujan yang turun selama berjam-jam, diduga menjadi pemicu ambrolnya tebing itu.

Photo by SahrudinSejumlah warga menuturkan, backhoe pengeruk tanah milik Dinas Pekerjaan Umum dan ESDM Kabupaten Magelang baru datang ke lokasi longsor Senin siang sekitar pukul 14.00 WIB. Tak lama setelah itu, alat berat tersebut mulai dioperasikan untuk menyingkirkan tanah yang menutupi badan jalan. Beberapa unit truk terlihat menunggui pengerukan tanah, untuk kemudian melangsirnya ke tempat lain.

Hingga sekitar pukul 16.15 WIB, longsoran tanah yang sudah disingkirkan belum mencapai sepertiga bagian. Dibawah guyuran gerimis, para pekerja mengaku akan berupaya merampungkan pekerjaan sore itu juga. Belasan pengguna jalan terlihat sabar menunggui backhoe mengeruk tanah dari badan jalan. Namun, ada pula penggendara yang memilih memutar haluan dan berbalik arah.

Photo by Sahrudin

Sejumlah pengendara motor terpaksa memutar haluan dan berbalik arah, ketika perjalanan mereka tiba-tiba terhadang oleh longsornya tebing.

Daerah rawan longsor sebenarnya juga ada di jalan antara Sawangan – Boyolali. Ruas jalan yang rawan longsor tersebut merupakan bagian dari Jalur Sosebo alias Solo – Selo – Boyolali, termasuk ruas jalan antara Ketep – Wonolelo – Selo. Beberapa titik di jalur Selo – Boyolali pun tampaknya rawan longsor. Pada jalur tersebut, terdapat beberapa tebing bertanah liat dan gembur pada satu sisi, dan jurang di sisi yang lain. Dikuatirkan, tanah akan menjadi jenuh dan kemudian longsor tatkala hujan deras turun. [Sahrudin]

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s