Jelang Imlek di Hok An Kiong

Oleh: Sahrudin

MENYAMBUT Hari Raya tanggal 1 Cia Gwee 2562 itu, Tempat Ibadah Tri Dharma Hok An Kiong Muntilan sudah mengagendakan beberapa ritual.

Dimulai tanggal 19 Januari 2011, dengan dilangsungkannya Sembahyang Tutup Tahun atau Bwe Ge. Ini merupakan ungkapan terima kasih kepada Hok Teng Ceng Sin atau Dewa Bumi.

Photo by Sahrudin

"Hok An Kiong" Chinese Temple in Muntilan Subdistrict of Magelang Regency, Thursday (January 13th 2011) approaching Imlek Holiday (Chinese New Year).

Tanggal 27 Januari 2011, ritual berlanjut dengan Sembahyang Toa Pek Kong.

“Artinya, manusia naik ke surga, untuk melaporkan segala perbuatan selama tahun ini, termasuk kesalahan dan dosa yang pernah dilakukannya,” kata Budi Oei, Sekretaris TITD Hok An Kiong Muntilan.

Tiga acara puncak Hari Raya Sin Cia atau Tahun Baru Imlek 2562 dilaksanakan di bulan berikutnya, mulai dari Pai Cia atau saling silaturahmi (3 Pebruari), Sembahyang Keng Thie Kong (10 Pebruari) dan Sembahyang Goan Siau atau Cap Go Me pada tanggal 17 Pebruari 2011.

Untuk menyambut rangkaian acara itu, TITD Hok An Kiong Muntilan kini sedang berbenah. Kemarin siang, sejumlah pekerja terlihat sedang sibuk mengecat beberapa bagian klenteng, seperti pagar dan ornamen atap yang berbentuk naga.

Sebelumnya, yaitu pada Jumat siang (14/1) umat dan anggota TITD Hok An Kiong melakukan bakti sosial di Desa Sirahan dan Desa Jumoyo, Kecamatan Salam.

Bakti sosial dilakukan, antara lain dengan pemberian bantuan bagi korban lahar dingin serta melakukan bersih-bersih desa yang sempat porak-poranda akibat terjangan material vulkanik.

Photo by Sahrudin

Kiran, a worker, was painting iron fence of "Hok An Kiong" Chinese Temple, Thursday (January 13th 2011) approaching Chinese New Year. He had been doing his job since Tuesday (Jan 11th) and finished on Saturday (Jan 15th). The holiday will be celebrated on February 3rd this year.

Budi mengatakan, bencana letusan Merapi yang berlanjut dengan banjir lahar dingin, tidak memandang identitas manusia.

Karena itulah, siapapun yang sedang diberi keselamatan, sudah seharusnya membantu yang sedang kesusahan. “Kami di Muntilan ini, tidak ada jarak dengan siapa pun. Ini sudah dari dulu begitu. Semua jadi satu,” ujar pria 60 tahun itu.

Dikaitkan dengan datangnya Tahun Baru Imlek 2562, kata Budi, bakti sosial ini bisa dikatakan sebagai “pembuka” rangkaian acara tersebut.

“Mudahnya begitulah, sebagai pembuka. Kita ingin, akhir maupun awal tahun itu selalui diwarnai dengan perbuatan baik,” tegasnya.

TITD Hok An Kiong yang berdiri di Jalan Pemuda Muntilan ini sudah berdiri lebih dari seabad lalu.

Khusus pada saat perayaan Cap Go Me berlangsung, biasanya ditampilkan jut bio alias kirab di klenteng ini, dengan tujuan memohon terciptanya kedamaian, kemakmuran, kesejahteraan dan terbebasnya manusia dari segala bentuk bencana.***

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s