CC? Nggarjo juga Bisa Gitu Loh…

Setelah sempat bikin heboh di Kabupaten Sleman dan Bantul, crop circle atau pola lingkaran pada tanaman pertanian, kini muncul di Kabupaten Magelang. Kali ini, sawah yang menjadi “korban” adalah milik KH Yasin, pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin di Dusun Kumbangan, Desa Banyusari, Kecamatan Tegalrejo, sekitar 700 meter dari kantor kecamatan setempat.

SAHRUDIN, Tegalrejo

Crop circle di sawah KH Yasin terdiri dari lima buah lingkaran. Lingkaran-lingkaran itu berderet dari arah selatan ke utara. Lingkaran yang paling besar bergaris tengah sekitar tiga meter, dan berada di tengah. Sementara empat lingkaran lainnya berukuran lebih kecil, dengan garis tengah sekitar 1,5 meter.

Photo by Sahrudin

Using a flashlight, Musyarifin, a student of Boarding School "Hidayatul Mubtadiin" show a new crop circle that appeared in Yasin's paddy field in Kumbangan of Banyusari Village, in Tegalrejo Subdistrict of Magelang Regency, Sunday night (January 30th 2011).

Irfan, putra kedua KH Yasin menuturkan, ia tiba-tiba mendapati crop circle di sawah milik ayahnya pada Sabtu (29/1) pagi sekitar pukul 07.00 WIB. Padahal, Jumat (28/1) malam kira-kira pukul 19.00 WIB ia masih sempat menengok sawahnya itu masih dalam keadaan bagus.

“Jumat malam belum ada (crop circle) seperti itu. Paginya, kok tiba-tiba sudah ada,” kata Irfan, Minggu (30/1) malam. Hingga lewat pukul 22.00 WIB tadi malam, belasan warga dan santri Pondok Pesantren Hidayatul Mubtadiin terlihat masih berjaga-jaga di sekeliling sawah yang telah dipasangi police line tersebut.

Petugas dari Kepolisian Sektor Tegalrejo dan Kepolisian Resor Magelang, kemarin sekitar pukul 15.00 WIB, sudah memasang garis larangan melintas di lokasi itu, juga di sebuah kebun cabai yang berada di sebelah timur sawah tersebut.

Meski tanaman padi rusak, namun Irfan mengatakan, ayahnya tidak berniat menuntut ganti rugi. “Beliau sepertinya mengikhlaskan saja, karena tidak tahu harus meminta ganti kepada siapa,” ujar Irfan. Tanaman padi yang rusak itu diperkirakan baru berumur sekitar dua bulan. “Sebenarnya, satu bulan lagi sudah panen,” kata Irfan.

Akan tetapi, tak bisa dihindari, tanaman padi yang rusak semakin banyak, sebab warga yang ingin melihat crop circle itu juga terus berdatangan sejak kemarin pagi. Ia menyebutkan, luas lahan padi yang terkena crop circle sekitar dua ribu meter persegi. “Kami menyebut luas lahan tiap seribu meter persegi dengan istilah sekesuk. Berarti sawah yang kena ada dua kesuk,” imbuhnya.

Photo by SahrudinTerkait adanya crop circle tersebut, Baderi, Kepala Dusun Kumbangan mengatakan, ia tidak yakin jika pembuatnya adalah salah satu warganya yang iseng. “Tidak ada alasan kami merusak sawah milik orang lain. Buat apa,” ujar Baderi, yang didampingi isterinya. Jumlah penduduk Dusun Kumbangan, kata Baderi, hanya sekitar 50 KK (kepala keluarga).

“Saya yakin, warga di sini tidak ada yang sampai punya ide berbuat begitu. Tidak ada yang bisa buat seperti itu,” kata Baidowi, warga Dusun Kumbangan. Ketika Baidowi ikut menyaksikan crop circle itu pada Sabtu (29/1) pagi, ia tidak melihat adanya tapak kaki atau tanaman padi yang rusak di sekitar crop circle itu. “Yang jatuh ya di situ saja. Selain itu tidak ada. Pokoknya waktu itu masih rapi,” ucap Baidowi.

Dengan nada bercanda, seorang warga menyebutkan, KH Yasin punya lebih dari sepetak sawah. Kalau hanya satu sawah miliknya yang rusak karena crop circle tersebut, bapak 11 anak itu toh masih punya beberapa lahan pertanian yang lain. “Yang saya heran, kenapa crop circle selalu terjadi di sawah yang lumpurnya sudah padat? Coba kalau di tanaman yang padinya belum muncul dan lendhut masih basah. Kan nanti ketahuan itu yang bikin manusia planet atau manusia bumi,” ujarnya, lalu tertawa.(*)

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s