How to use “should” naturally?

should

By: Sahrudin

  • Should travellers boycott the US over Trump’s policies? (The Guardian, February 1, 2017)
    Apakah sebaiknya wisatawan memboikot AS terkait kebijakan-kebijakan Trump?
  • Indonesia should be proud to have President Ridwan Kamil.
    Indonesia mestinya bangga memiliki Presiden Ridwan Kamil.
  • Police should have arrested gangster Ahok for his outrageous behavior.
    Polisi seharusnya sudah menahan gangster Ahok karena perilaku tidak senonohnya.

LIKE most modal verbs, “should” has several different meanings and can be used in different ways.
Seperti halnya kata-kata kerja bantu lain, “should” mempunyai beberapa arti yang berbeda dan dapat digunakan dalam kasus atau situasi yang berbeda pula.

What does “should” mean?
“Should” itu apa artinya?

How to use “should” correctly and naturally in different situations?
Bagaimana menggunakan “should” dengan benar dan natural pada situasi atau kondisi yang berbeda?

“Should” is mostly used to express what you think is right, or what you think is the best thing.
“Should” paling sering digunakan untuk mengungkapkan sesuatu yang menurut Anda benar, atau sesuatu yang paling baik menurut Anda.

Take a look at this example:
Lihat contoh berikut ini:

  • You shouldn’t eat so much and smoke too much.
    Anda sebaiknya tidak makan sedemikian banyak dan merokok terlalu banyak.

Could you change the sentence, so that you keep the same meaning but without using “should”?
Bisakah Anda mengubah kalimat di atas dengan tetap mempertahankan artinya, namun tanpa menggunakan “should”?

Think about it!
Coba pikirkan!

There is more than one possible answer:
Ada lebih dari satu jawaban yang bisa diberikan:

  • I think it would be better for you not to eat so much and not to smoke too much.
    Menurut saya, akan lebih baik buat Anda untuk tidak makan sedemikian banyak dan merokok terlalu banyak.
  • I don’t think it’s a good idea for you to eat so much and to smoke too much.
    Saya kira bukan hal yang baik bagi Anda untuk makan sedemikian banyak dan merokok terlalu banyak.

From these examples, you can see to when you use “should”, you are talking about what you think is right, or what you think is the best idea for someone.
Dari contoh-contoh tersebut, bisa dilihat bahwa ketika Anda menggunakan “should”, itu artinya Anda sedang berbicara mengenai sesuatu yang Anda anggap benar, atau sesuatu yang Anda anggap paling baik untuk seseorang.

You can use “should” to give advice or to express your opinion about different topics.
Anda dapat menggunakan “should” untuk memberikan nasihat, atau untuk mengungkapkan pendapat Anda mengenai hal-hal yang berbeda.

Remember that “should” is not the same as “must” or “have to”.
Ingat bahwa “should” tidak sama dengan “must” maupun “have to”.

When you use “should”, you want talking about obligation or things which are necessary. You are talking about what is the best.
Ketika Anda memakai “should”, artinya Anda hendak berbicara mengenai hal-hal yang perlu (dilakukan). Anda sedang berbicara tentang apa yang terbaik atau sebaiknya (dilakukan).

You can also use “should + have + past participle” to talk about the past. We use “should” in this way to criticise past mistakes — yours or other people’s.
Anda juga dapat menggunakan “should + have + past participle” untuk berbicara mengenai sesuatu yang telah berlalu. Kita menggunakan “should” dalam konteks ini, untuk mengkritisi kesalahan-kesalahan yang telah terjadi — entah kesalahan Anda, maupun kesalahan yang diperbuat orang lain.

“Should” can mean that something is probable. You need to use the context to work out what “should” means, although it’s quiet obvious in most cases.
“Should” bisa berarti bahwa sesuatu itu mungkin, atau sepertinya (terjadi). Anda perlu melibatkan konteksnya untuk mengetahui apa maksud “should” di sini, meski sebenarnya sudah cukup jelas.

Remember that “probable” here has a specific meaning. It means the chances something happening is higher than 50 percent.
Ingat bahwa “peluang” di sini mempunyai arti yang spesifik. Ia bermakna bahwa kesempatan sesuatu untuk terjadi itu lebih tinggi dari 50 persen.

  • Joko Widow Do should soon be sent back to his hometown.
    Joko Widow Do sepertinya segera dipulangkan ke kampung asalnya.***(sahrudin.magelang@gmail.com)
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s